Loading...

Intip Strategi Pusluh Percepat Target LTT dan Opsin Hadapi Kemarau di Gorontalo

21:56 WIB | Thursday, 09-August-2018 | Sarana & Prasarana | Penulis : Kontributor

Optimalisasi alsintan dan percepatan LTT harus dilakukan segera terutama dalam menghadapi kemarau (dok.Humas Polda Gorontalo)

Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Optimalisasi Pemanfaatan Alat Mesin Pertanian (OPSIN) merupakan salah satu program strategis Kementerian Pertanian sebagai upaya dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pangan. Pusat Penyuluhan ternyata punya strategi  untuk keduanya, khusus untuk menghadapi musim kemarau di Gorontalo.

 

“Tidak ada lahan yang tidak tertanami dan tidak ada alsintan yang menganggur,” tegas Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Siti Munifah. Prinsip tersebut harus dipegang teguh untuk percepatan LTT dan pemanfaatan alsintan secara optimal di semua daerah, khususnya di Gorontalo.

 

Untuk diketahui, Pusat Penyuluhan Pertanian merupakan penanggung jawab kegiatan UPSUS di Provinsi Gorontalo sehingga setiap kegiatan yang berkaitan dengan UPSUS seperti LTT dan OPSIN juga menjadi tanggungjawabnya.

 

Sinkronisasi di tingkat kabupaten juga dibutuhkan, sehingga Pusluh harus melaksanakan roadshow selama 2 (dua) hari yang bertempat di 3 (tiga) lokasi yaitu Kota Gorontalo untuk mewakili kabupaten Bone Bolango dan kota Goronalo,  Kabupaten Gorontalo untuk kab Gorontalo Utara dan Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Pahuwato (Boalemo dan Puwohato).

 

Gerakan percepatan dan sinkronisasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Siti Munifah. Peserta yang hadir berasal dari unsur-unsur dinas yang membidangi penyuluhan dan prasarana dan sarana pertanian, tanaman pangan, pimpinan Balai Penyuluhan Pertanian, Koordinator Penyuluh Pertanian di kabupaten/kota dan kecamatan serta para pengolah data LTT dan OPSIN dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.

 

Kapusluh Siti Munifah juga membeberkan strategi yang bisa dilakukan untuk mempercepat LTT guna pencapaian target Bulan Agustus, September dan Oktober, Antara lain, Pertama PJ UPSUS di kabupaten/kota agar dipastikan berada di lapangan (terutama pada kecamatan prioritas LTT) untuk mencari lahan bera, lahan baru panen dan lahan potensi tanam padi gogo,

 

Kedua, mengidentifikasi wilayah yang berpotensi kekurangan air untuk dilakukan pengaturan gilir air, pompanisasi, pemantauan embung dan sumber air lainnya.

 

Ketiga, melakukan koordinasi di tingkat kecamatan dan desa dengan melibatkan ketua poktan/gapoktan/UPJA/Panggoba, Penyuluh Pertanian, Babinsa, Kepala UPT Pertanian kecamatan/BPP dan Danramil untuk gerakan olah lahan/tanam.

 

Keempat, memetakan wilayah kebun kelapa yang masih bisa ditanami padi ladang atau dikenal dengan program “PALAPA”.

 

Sedangkan untuk Optimalisasi Alsintan (OPSIN), Munifah memaparkan strategi seperti mobilisasi alsintan (TR2, TR4 dan pompa air) ke lokasi yang membutuhkan dan kesuaian alsintan dengan mengoptimalkan peran UPJA/Gapoktan/Poktan serta brigade alsin, membentuk brigade alsintan tingkat kecamatan (UPTD/BPP) untuk mengkooordinasikan mobilisasi alsintan antar UPJA/Gapoktan/Poktan dalam melakukan gerakan olah lahan/tanam , dan membentuk Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) yang merupakan salah satu unit usaha gapoktan sebagai upaya perbaikan pengelolaan/manajemen pemanfaatan alsintan

 

Bimbingan teknis/workshop/demonstrasi lapangan, khususnya untuk operator dan pemeliharaan TR2 dan TR4 di lokasi olah tanah juga sangat diperlukan guna meningkatkan keterampilan dan kemampuan para petani. "Khususnya operator dalam mengoparasionalkan dan pemeliharaan alsintan," ujar Siti Munifah. 

 

Mengenai masalah kekeringan dan kesulitan mendapatkan air untuk melakukan olah lahan dan tanam. Pusluh akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Balai Pengelola Sumber Daya Air dan Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi dalam memetakan titik kritis kekeringan di musim kemarau tetapi mempunyai potensi panen air dengan sumber air dangkal (sumur bor) sebagai salah satu upaya mendorong kesejahteraan petani..(RIna/Tim Evaluasi_Pusluhtan)

 

 

 

Editor : Gesha

 

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162