Loading...

Bulog Lirik Bisnis Pangan Online

13:22 WIB | Wednesday, 06-June-2018 | Olahan Pasar, Non Komoditi | Penulis : Julianto

Era digital membuat berbagai kegiatan dilakukan dengan basis daring. Tak terkecuali dalam perdagangan. Bahkan untuk berbelanja kini tak harus bertemu muka langsung, karena bisa dilakukan dengan cara online.

 

Perkembangan situs belanja online pun cukup pesat. Tak ingin tergerus dengan maraknya belanja online, Perum Bulog pun mulai melirik untuk terjun bisnis pangan berbasis android tersebut.

 

“Kita ingin masuk era belanja online, untuk memberikan kemudahan bagi ibu-ibu yang ingin praktis memenuhi kebutuhan pangan,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso saat peluncuran Program Giat Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Pangan di Gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

 

Budi berharap, kegiatan belanja online pangan Bulog ini bisa terlaksana dalam waktu dekat, karena memang kebutuhannya sudah mendesak. Ke depan Bulog ingin memberikan pelayanan yang terbaik dengan sistem online dalam berbelanja.

 

Kegiatan tersebut akan berlansgung di seluruh Indonesia. Namun sebagain besar di Jawa karena frekwensinya paling besar. “Jadi nanti belanja tidak langsung ke toko atau pasar, tapi pesan dengan onlie. Bulog siap memberikan layanan dengan jejaring online. Kita jamin harga dan kualitas,” katanya.

 

Soal pengiriman, Buwas panggilan akrab mantan Kepala BNN ini, pihaknya sudah mengadakan komunikasi dengan salah satu perusahaan ojek online. “Secara lisan saya sudah komunikasi, tinggal realisasinya. Tapi kita buka kerjasama sama dengan siapapun, termasuk situs belanja online,” tuturnya.

 

Selain akan meluncurkan belanja online, Buwas juga mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan produk beras rencengan (sachet) dengan kemasan 200 gram dan harga Rp 2.500/sachet.  “Jadi masyarakat yang ingin membeli beras, tapi tidak punya uang banyak nanti bisa beli beras rencengan itu. Dengan 200 gram, cukup untuk tiga piring,” katanya seraya menambahkan, Bulog menjamin kualitas beras tersebut cukup baik, karena diambil dari beras premium lokal.

 

Gandeng Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya

 

Sementara itu untuk menjaga stabilitas harga pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Bulog menggandeng Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Kegiatan tersebut untuk menyediakan pasokan pangan selama Lebaran lalu.

 

Komoditas pangan yang djual yakni Beras Kita Premium 5 kg dengan harga Rp 59.000-61.000/kg, Beras Kita Medium 5 kg (Rp 43.000-45.000/kg), Gula Manis Kita  1 kg (Rp 11.500-12.500/kg), Minyak Goreng Kita (Rp 12.000/liter), Terigu Kita (Rp 7.400/kg), daging sapi Rp 80.000/kg, daging kerbau Rp 70.000-80.000/kg dan daging ayam Rp 31.000-32.000/ekor.

 

“Penjualan produk pangan Bulog ini kita lakukan di beberapa titik Kodim dan Korem, Polres dan Polda,” katanya. Dengan Polda Metro Jaya berlangsung di 10 titik, sedangkan dengan Kodam Jaya di tujuh titik.

 

Buwas menjamin produk pangan yang disalurkan kualitasnya cukup baik. Misalnya,  daging kerbau sudah melalui persyaratan yang ditetapkan, sudah ada jaminan halal dari MUI. “Bahkan DPR dari Komisi IV dan VI sudah melihat langsung lokasi pemotongan dan kemasan daging kerbau,” ujarnya. Yul

Editor : Ahmad Soim

Konsultasi Hotline
Hubungi Kami
(021) 7812162